RAKORDA
Rakorda BAZNAS Sulawesi Barat Hasilkan Sejumlah Kebijakan Strategis untuk Penguatan Zakat dan Pengentasan Kemiskinan
20/11/2025 | Humas BAZNAS SulbarRapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Barat berlangsung selama tiga hari dan menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait penguatan tata kelola zakat, penyelarasan program antarkabupaten/kota, serta strategi bersama dalam menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting di wilayah tersebut.
Rakorda yang dihadiri BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota, dan perwakilan instansi pemerintah daerah ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh terhadap capaian penghimpunan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Setiap kabupaten/kota memaparkan laporan kinerja, termasuk keberhasilan dan tantangan dalam penyaluran zakat produktif, program pendidikan mustahik, bantuan kesehatan, serta respon kebencanaan.
Melalui diskusi dan pemaparan tersebut, BAZNAS Sulbar menegaskan perlunya peningkatan transparansi dan akurasi data mustahik melalui integrasi sistem pelaporan. Upaya digitalisasi juga menjadi fokus utama agar layanan zakat semakin mudah diakses oleh masyarakat dan memastikan pendistribusian bantuan lebih tepat sasaran.
Salah satu agenda penting dalam Rakorda ini adalah penyusunan roadmap pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan untuk periode 2025–2030. Roadmap tersebut menyasar penguatan ekonomi keluarga miskin melalui bantuan modal usaha, peningkatan layanan kesehatan mustahik, beasiswa pendidikan bagi anak kurang mampu, serta program intervensi gizi untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting.
Selain itu, Rakorda juga menghasilkan beberapa kebijakan strategis, di antaranya:
-
komitmen peningkatan penghimpunan zakat ASN melalui mekanisme yang lebih sistematis,
-
penguatan koordinasi pendistribusian bantuan antara BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota,
-
standardisasi pelaporan keuangan dan audit internal lembaga zakat,
-
serta perluasan jaringan kemitraan dengan instansi pemerintah dan lembaga sosial.
Rangkaian Rakorda ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh BAZNAS Provinsi Sulbar, BAZNAS kabupaten/kota, serta OPD terkait sebagai bentuk kesepahaman dalam melaksanakan program prioritas yang telah dirumuskan.
Dengan selesainya Rakorda ini, BAZNAS Sulawesi Barat berharap dapat meningkatkan kontribusi zakat terhadap pembangunan sosial serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat di seluruh wilayah Sulbar.